Anak saya saat bermain Flyingfox di Pantai Kelapa Anak - Anak Cukup Membayar Rp 10.000 Rupiah

Makin Indah dan Bersih Pantai Kelapa Cocok Jadi Tujuan Berwisata Alam Pesisir

Diposting pada

Pantai Kelapa – Kabupaten Tuban jika di telusuri lebih jauh lagi  sebenarnya memiliki beragam keindahan alam yang menakjubkan dan banyak daerah – daerah yang berpotensi menjadi tempat wisata serta Indahnya panorama alamnya masih alami, berudara sejuk dapat kita temui dengan mudahnya karena wilayah Tuban berkarakteristik di kelilingi perbukitan dan pantai utaranya membentang luas sepanjang jalan raya pantura salah satunya yang bisa kita temukan adalah objek wisata Pantai Kelapa bisa anda jadikan referensi mengisi waktu liburan anda saat tidak ada kegiatan.

Pantainya berpasir putih di tumbuhi banyak deretan pohon kelapa menambah keindahan tempat tersebut sehingga suasana teduh di sekitarnya. Untuk dapat memasuki wisata Pantai Kelapa cukup dengan membayar biaya tiket masuk  Rp. 3000,- perorang dan biaya parkir Roda dua Rp 2000,-  pengunjung bisa menikmakti pesona alam pesisir utara jawa yang sangat indah sambil menikmati makanan dan minuman yang sudah tersedia lokasi. Para pedagang banyak menjajakan jualannya disana di warung – warung yang berdiri berjejer rapi di pinggir area wisata.

Pantai Kelapa
Foto salah satu pengunjung Pantai Kelapa saat sedang naik kuda berkeliling sekitar pantai.

Selain itu di lokasi juga dilengkapi dengan permainan Flying Fox untuk memacu adrenalin cukup dengan biaya tiket sekali luncur dewasa Rp 15.000,- dan anak – anak Rp 10.000,- pengunjung bisa mencoba permainan ini, panjang meluncur kurang lebih 65 meter, rasakan sensasinya saat meluncur di antara pohon kelapa. Masih banyak wahana permainan terdiri dari ATV motor harga sewa 15 menit Rp 25.000 Rupiah, Selfie Naik Kuda Rp 10.000, Naik Kuda berkeliling 20.000, ada permainan rumah balon Rp 10.000 peranak dan masih banyak yang lainya. Fasilitas pendukung juga tersedia toilet dan kamar mandi.

Masih ada beberapa permainan tradisional yang di sediakan pengelola yakni gabyak, Egrang, ada pula spot foto keren bentuk love, spot foto keren bentuk motor dengan pemandangan langsung pantai dan pengunjung bisa mencoba  tanpa membayar, nampak senang anak – anak maupun orang dewasa  memainkan permainan gapyak, Egrang zaman dulu yang masih ada sampai sekarang.

Pantai Kelapa
Pengunjung terlihat memadati Pantai Kelapa dan lagi duduk santai di bawah pohon kelapa yang teduh

Wisata tersebut di kelola Kelompok Sadar  Wisata (POKDARWIS) bekerja sama dengan PEMDES setempat dan KARANG TARUNA menjadi tempat wisata dan berada di sebelah utara perkampungan, pemandangan Alam sekitar berupa pasir putih, berderet banyak  pohon kelapa menjadikan suasana sejuk dengan angin laut yang sepoi-sepoi sehingga sangat cocok sekali di jadikan tempat berkumpul menikmati liburan bersama keluarga, sahabat, pasangan dan di jadikan tempat berkumpul Komunitas untuk menjaga keharmonisan silaturahmi.

Pantai Kelapa sendiri berlokasi Panyuran, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Pantai Kelapa sendiri tidak jauh dari pusat kota Tuban dan keberadaanya mudah di temukan karena letaknya di pinggir jalan pantura Tuban – Paciran dengan jarak tempuh kurang lebih sekitar 7  kilometer dari alon – alon Tuban dengan lama perjalanan 20 menit mengunakan kendaraan baik roda dua maupun roda empat kecepatan rata-rata 40 kilo meter perjam. Ketika dalam perjalanan lebih utamakan keselamatan sehingga melakukan perjalanan kemanapun dalam keadaan baik-baik saja. Supaya sampai di lokasi dapat menikmati keindahan alam yang sedang kita kunjungi.

Akses jalan menuju lokasi objek wisata Pantai Kelapa tidaklah terlalu sulit bahkan sangat mudah di jangkau  sampai kelokasi karena jalan sudah beraspal semua dapat di lalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat serta berbagai jenis kendaraan dapat masuk. Potensi wisata bernuansa alam menakjubkan ini pantainya berpasir putih serta terdapat ribuan pohon kelapa yang tumbuh subur di sepanjang garis pesisir pantai wilayahnya sehingga menambah keindahan tempat tersebut.

Pesona Pantai Kelapa memang tiada duanya dengan memperlihatkan deburan ombaknya yang menarik akan menjadikan kamu terhipnotis oleh keindahannya dan secara langsung kita bisa menikmati semilirnya angin laut sepoi-sepoi di sekitar lokasi udaranya berhembus dapat membuat hati damai dan menenangkan sehingga cocok sekali menjadi tempat refreshing bersama keluarga berserta sahabat sambil menikmati nuansa alam yang natural serta dapat mengabadikan momen foto bersama dengan berlatar belakang panorama alam  begitu sangat di rasakan keharmonisannya dengan orang-orang terdekat.

Masyarakat sekitar objek wisata Pantai Kelapa dengan kearifan lokalnya yang di miliki sangat ramah ketika ada pengunjung yang datang tentunya di barengi kitanya untuk tetap menjaga sopan santun dimanapun berada dan kepada siapapun sesuai adat orang jawa. Maka anda tak perlu ragu bertanya maupun berbincang-bincang menanyakan mengenai air terjun tersebut untuk menambah wawasan dari tempat anda kunjungi, perjalanan menjadi lebih seru kan di samping bisa menikmati alam juga tahu cerita tempat itu yang sesungguhnya.

Saat ini di wisata Pantai Kelapa makin indah dan bersih karena di kelola dengan baik sehingga minat wisatawan berkunjung pun bertambah. Pantai Kelapa Ramai di datangi pengujung dari daerah sekitar maupun luar daerah  walaupun tidak pada hari libur. Cocok sekali menjadi tujuan anda berwisata alam pesisir pantai bersama keluarga, sahabat maupun dengan orang – orang yang kita sayangi untuk menghabiskan waktu liburan bersama atau hari biasa sekedar santai melepas penat sambil menikmati indahnya pesisir pantai Tuban.

“Keseruan lebih terasa jika kita berkunjung ramai-ramai dapat bermain pasir atau sekedar memandang keindahan ombak serta Pohon Kelapa yang menari-nari ketika tertiup angin laut, coba saja anda lihat hehehe. Berikut rute yang bisa anda lalui.

– Rute menuju objek wisata Pantai Kelapa dari wilayah barat.

Rute menuju objek wisata Pantai Kelapa dari wilayah barat. Saya sarankan lewat jalur pantura semarang – Bulu- Bancar- Tambakboyo – Jenu-Tuban-Panyutan di mulai dari pasar bulu ketimur sampai Bancar yang memiliki objek wisata Pantai Sowan Lanjut perjalanan masih ketimur lagi sampai pasar ikan glondong lanjut lagi ketimur melewati wisata Pantai Surindah yang berada di temaji lanjut perjalanan ketimur sampai pasar tambakboyo lurus ketimur lagi sampai menemukan pasar jenu, lanjutkan ketimur tidak lama akan melewati Pantai Cemara, wisata kambang putih perjalanan masih ketimur sampai alon-alon Tuban masih ketimur lagi ke manunggal ketimur lagi 10 menitan perjalanan sudah sampai pintu masuk Pantai Kelapa berada di sisi kiri jalan masuk sudah sampai di lokasi.

– Rute menuju objek wisata Pantai Kelapa dari wilayah timur.

Rute menuju objek wisata Pantai Cemara dari wilayah timur bagi anda yang mengunakan kendaraan roda dua sebaiknya lewat jalur Pantura Paciran – Lamongan – Tuban di mulai dari wisata bahari Lamongan, lurus kebarat melewati , pasar blimbing, jembatan sedayu lawas, Ngaglik, Palang, pertigaan rembes masih kebarat melewati makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi lanjut kebarat sampai ke daerah Panyuran pelan pelan tempat yang dicari berada dikanan jalan lalu cari pintu masuk wisata pantai kelapa jika sudah menemukan masuk sudah sampai lokasi.

– Rute menuju objek wisata  Pantai Cemara dari wilayah selatan, Bojonegoro.

Rute menuju objek wisata Pantai Cemara dari wilayah selatan, Bojonegoro melewati jalur Bojonegoro – Renggel – Plumpang -Pakah dimulai dari jembatan Bojonegoro menuju ke arah pasar renggel kalau sudah sampai lanjut menuju pasar Plumpang sudah sampai lanjut lagi menuju pertigaan Pakah belok kanan lalu ada pertigaan lagi belok kiri atau keutara lurus mentog sampai pertigaan Rembes belok kiri  kebarat melewati makam Syekh Maulana Ibrahim Asmoroqondi lanjut kebarat sampai ke daerah Panyuran pelan pelan tempat yang dicari berada dikanan jalan lalu cari pintu masuk wisata pantai kelapa jika sudah menemukan masuk sudah sampai lokasi.

Kata pepatah, mengatakan malu bertanya sesat di jalan, maka dari itu bagi anda masih binggung atau belum dengan keberadaan objek wisata Pantai Kelapa bisa gunakan  aplikasi Google Map karena tempat ini sudah tertandai  dan sering – sering tanya warga sekitar tak perlu malu-malu bertanya karena warga sangat ramah dan objek wisata ini banyak warga lokal telah mengetahuinya. Jadi anda tidak perlu malu untuk bertanya supaya b tidak kesasar dan pastinya akan mempercepat kita sampai di lokasi yang di cari.

Saya informasikan juga kalau di Kabupaten Tuban selain banyak objek wisata alamnya juga terdapat aneka macam kuliner yang dapat memanjakan lidah serta memiliki banyak makam wali Allah tersohor se-nusantara bahkan sampai mendunia bisa anda kunjungi menjadi tujuan berwisata religi. Makam-makam tersebut selalu ramai para peziarah dari berbagai wilayah seluruh Indonesia datang berziarah dan berdoa  di makam para wali Allah diantaranya yang cukup terkenal di penjuru dunia seperti makam Sunan Mbonang berada di selatanya masjid Agung Tuban serta  Makam AsmoroQondi berlokasi di palang dan makam Sunan Bejagung terletak di daerah Semanding. Masih banyak makam-makam lainya yang bisa anda kunjungi.

Sampai di sini sedikit ulasan menggenai objek wisata Pantai Kelapa, semoga tulisan ini bermanfaat, serta bisa menambah reprensi anda dalam mencari objek wisata yang ada di kabupaten Tuban dan jika anda berkunjung ke kota Tuban jangan lupa menyempatkan waktu untuk mengunjungi tempat-tempat indah yang dimiliki. Sudah pasti tidak di ragukan lagi  kalau Tuban Bumi Wali memiliki beragam objek wisata alam yang keren serta menakjubkan.

Pesan-pesan untuk para pengunjung tempat wisata. Mari kita bersama-sama menjaga alam kita tetap lestari salah satunya jagalah kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan di manapun tempatnya bukan hanya di objek wisata yang kita kunjungi saja. Supaya tempat-tempat tersebut tetap indah enak di pandang mata. Bukankah, kebersihan sebagian dari pada iman. Apabila ada salah kata dalam penulisan nama maupun tempat dan lainya saya sebagai penulis memohon maaf kepada seluruh lapisan masyarakat. Terima kasih, salam (Reyvan, blogger Tuban).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *