Apakah Harga Honda Jazz Pantas Dengan Keunggulanya ?

Diposting pada

Apakah Harga Honda Jazz pantas dengan keunggulannya ? Delapan bulan sejak kemunculannya yang pertama di Tokyo Motor Show, pertengahan Oktober 2007, tidak menjadi penantian sia-sia. Honda Jazz generasi kedua itu memang layak ditunggu.

Honda Jazz generasi kedua tampil dengan desain yang benar-benar baru, yang membuatnya terlihat lebih bergaya (stylish) dan sporty. Pilar A ditarik 12 sentimeter (cm) sehingga menghasilkan struktur eksterior yang tajam, aerodinamis, dan mengesankan kabin yang lapang di dalamnya. Jarak as roda depan dan belakang (wheelbase) diperpanjang 5 cm, serta jarak tapak roda kiri-kanan (wheel tread) depan bertambah 3,5 cm dan jarak tapak roda kiri -kanan belakang bertambah 3 cm. Jarak as roda depan dan belakang yang lebih panjang dan jarak tapak roda kiri-kanan yang lebih lebar itu menghasilkan kabin yang lebih luas dan juga membantu menciptakan kestabilan saat berkendara.

Di antara berbagai kelebihan yang dimilikinya, ada dua hal yang paling menarik untuk dikemukakan, yakni kehematan dalam mengonsumsi bahan bakar dan keamanan (safety) yang dijanjikannya apabila kecelakaan tidak dapat dihindari. Bagaimana tidak, Honda Jazz yang sudah terkenal hemat dalam mengonsumsi bahan bakar itu kini semakin hemat. Klaim pabrik menyebutkan bahwa mesin berkapasitas 1.5 Liter Honda Jazz generasi kedua itu mengonsumsi 1 liter bahan bakar untuk menempuh perjalanan sejauh 19,5 kilometer. Itu berarti, jika seseorang dalam satu hari menempuh perjalanan rata-rata 60 kilometer, ia hanya menghabiskan sekitar 3 liter bahan bakar. Pada saat harga bahan bakar naik dan kemungkinan masih akan naik lagi, konsumsi bahan bakar seperti itu melegakan. Dengan Honda Jazz generasi kedua itu, dalam satu hari seseorang hanya perlu menyediakan uang Rp 18.000 atau Rp 540.000 per bulan.

Sementara mengenai keamanan yang dijanjikannya apabila kecelakaan tidak dapat dihindari, menjadi jaminan bahwa Honda Jazz generasi kedua adalah mobil yang aman (safe) bagi pengendara dan penumpangnya. Perolehan 6 bintang untuk kursi pengendara dan 6 bintang untuk kursi penumpang depan (hasil tertinggi yang pernah dicapai oleh sebuah mobil hatchback) dalam uji tabrakan (crash test) yang dilaksanakan Japan New Car Assessment Program (JNCAP) menjadi bukti kemampuan Honda Jazz generesi kedua melindungi pengendara dan penumpangnya. Bukan hanya itu, Honda Jazz pun ramah kepada pejalan kaki. Dalam arti, Honda Jazz didesain untuk meminimumkan cedera pada pejalan kaki jika tabrakan tidak dapat dihindari.

Rasanya Honda Jazz generasi kedua tidak memerlukan banyak kata untuk mempromosikan dirinya karena Honda Jazz sudah sangat dikenal, termasuk di negara ini. Sejak diluncurkan secara global pada tahun 2001, Honda Jazz telah mencatat penjualan sebanyak 2 juta unit di 115 negara. Di Indonesia, Honda Jazz pada tahun 2004-2008 telah mencatat angka penjualan sebanyak 96.656 unit dan sejak peluncurannya terus mencatat penjualan tertinggi di kelas hatchback subkompak. Sampai dengan akhir Mei2008, Honda Jazz telah terjual sebanyak 6.933 unit, diikuti oleh Toyota Yaris (5.045 unit), Suzuki Swift (4.209 unit), Nissan Livina XR (3.543 unit), Hyundai Avega (1.187 unit), Daihatsu Sirion (605 unit), Proton Gen2 (170 unit), Hyundai Getz (85 unit), Chevrolet Aveo (68 unit), dan KIA Rio Pride (3).

Honda Jazz juga Banyak berubah. Di samping perubahan pada sosok dan interior yang kasatmata, Honda Jazz generasi kedua juga mengalami perubahan pada performa mesin dan sistem persneling otomatiknya. Honda Jazz generasi kedua hanya menggunakan mesin berkapasitas 1.5 Liter, 4 silinder segaris, 16 katup (4 katup per silinder), variable valve timing and lift electronic control with intelligent (i-VTEC), yang menghasilkan tenaga maksimum 118 PK pada 6.600 rpm dan torsi maksimum 145 Nm pada 4.800 rpm. Pendahulunya, Honda Jazz VTEC, menghasilkan tenaga maksimum 108 PK pada 5.800 rpm dan torsi maksimum 143 Nm pada 4.800 rpm.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *